Vol 12 No 2 (2025): Oktober 2025

					Lihat Vol 12 No 2 (2025): Oktober 2025

Studi perdamaian dan agama tidak dapat dilepaskan dari kajian politik karena sebagian besar kita hidup di negara atau komunitas politik, yaitu komunitas yang mengikat warga negara dan pemerintah yang setidaknya bertujuan menegakkan dan memelihara keadilan. Dengan kata lain, para pegiat perdamaian akan bersinggungan dengan politik, baik itu di tingkat operasionalisasi maupun ideologinya. Yang pertama bermuara pada kebijakan publik. Pemetaan aktor dan relasi di antaranya adalah nilai plus yang diperoleh para pegiat sebagai keterampilan lanjutan. Setelahnya, ideologi merupakan hal yang mutlak dipelajari karena ialah yang menelurkan kebijakan-kebijakan yang mempromosikan perdamaian atau, sebaliknya, kekerasan.

Diterbitkan: 30-10-2025