Pegiat Perdamaian
Dari Ideologi Menuju Visi Politik
DOI:
https://doi.org/10.33550/sd.v12i2.578Kata Kunci:
pegiat perdamaian, visi politik, ideologi politikAbstrak
Studi perdamaian dan agama tidak dapat dilepaskan dari kajian politik karena sebagian besar kita hidup di negara atau komunitas politik, yaitu komunitas yang mengikat warga negara dan pemerintah yang setidaknya bertujuan menegakkan dan memelihara keadilan. Dengan kata lain, para pegiat perdamaian akan bersinggungan dengan politik, baik itu di tingkat operasionalisasi maupun ideologinya. Yang pertama bermuara pada kebijakan publik. Pemetaan aktor dan relasi di antaranya adalah nilai plus yang diperoleh para pegiat sebagai keterampilan lanjutan. Setelahnya, ideologi merupakan hal yang mutlak dipelajari karena ialah yang menelurkan kebijakan-kebijakan yang mempromosikan perdamaian atau, sebaliknya, kekerasan.
Statistik
Referensi
Alinsky, Saul. Rules for Radicals: A Pragmatic Primer for Realistic Radicals. London: Vintage, 1972.
Brueggemann, Walter. The Prophetic Imagination. 40th ed. 2018. Reprint, Fortress Press, 2018. https://www.perlego.com/book/1734314.
Koyzis, David. Political Visions & Illusions. 2nd ed. 2019. Reprint, IVP Academic, 2019. https://www.perlego.com/book/983614.
Omer, Atalia. 2021. "Religion and the Study of Peace: Practice without Reflection" Religions 12, no. 12: 1069. https://doi.org/10.3390/rel12121069.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Reformed Center for Religion and Society

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.